Kamis, 17 Juli 2014

Home » Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia: iPad Terbukti Picu Alergi Kulit Pada Anak

,
Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
Berita Teknologi Liputan6.com menyajikan kabar gadget terbaru, games keren, daftar aplikasi ponsel, aktititas internet hingga operator telekomunikasi 
Subscribe to Bloomberg Businessweek

Get Bloomberg Businessweek for 84% off what others pay on the newsstand - that's like getting 38 complimentary issues! Sign up today.
From our sponsors
iPad Terbukti Picu Alergi Kulit Pada Anak
Jul 17th 2014, 20:15, by Adhi Maulana

Liputan6.com, San Diego - Anak Anda sering mengalami alergi kulit tanpa penyebab yang jelas? Apakah Anda mempunyai iPad? Mungkin perangkat itu merupakan salah satu penyebabnya.

Seorang anak berusia 11 tahun asal San Diego, Amerika Serikat (AS), dilaporkan mengalami alergi kulit (ruam) yang cukup parah sehingga harus mendapatkan perawatan khusus di rumah sakit. Setelah menjalani perawatan dan penelitian, ternyata alergi kulit sang anak disebabkan oleh iPad. 

Dr. Sharon Jacob dan Dr. Shehla Admani dari Rady Children's Hospital San Diego adalah dua ahli yang menangani pengobatan sang anak. Menurut mereka, iPad yang tiap harinya dimainkan anak tersebut positif mengandung material nikel yang dapat memicu alergi kulit.

iPad milik anak itu adalah generasi pertama yang dirilis pada tahun 2010. Setelah dilakukan pengujian, iPad generasi pertama memang terbukti mengandung meterial dasar nikel. Nikel sendiri sedari dulu sudah dikenal sebagai salah satu penyebab alergi pada kulit yang cukup potensial di dunia kedokteran.

"Ia (sang anak) memainkan iPad setiap hari. Alergi sedikit membaik setelah iPad miliknya diberi casing tambahan," jelas Dr. Sharon Jacob seperti yang dilansir laman NY Daily News, Jumat (18/7/2014).

Lebih lanjut dijelaskan, material nikel juga kerap digunakan pada produk elektronik lain. Namun beberapa studi sebelumnya membantah keterkaitan antara produk elektronik dan pemicu alergi kulit.

Pun demikian, Dr. Sharon Jacob mengatakan bahwa data pertumbuhan kasus alergi nikel pada anak-anak memang meningkat belakangan ini. Menurut data nasional AS, dari seluruh anak-anak berusia di bawah 17 tahun, 25 persen di antaranya memiliki kecenderungan alergi nikel.

Berdasarkan fakta-fakta ini, Dr. Sharon Jacob mengatakan agar para dokter harus mulai mempertimbangkan produk elektronik sebagai salah satu sumber potensial penyebab alergi kulit.

(Iskandar)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions