Minggu, 20 Juli 2014

Home » Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia: Kisah Steve Jobs dari Sang Sekutu Lama

,
Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
Berita Teknologi Liputan6.com menyajikan kabar gadget terbaru, games keren, daftar aplikasi ponsel, aktititas internet hingga operator telekomunikasi 
Did Your Annuity Earn 8%?

46% of American's Die Broke. Don't become a statistic! Make your money work smarter, get your FREE Retirement Kit Today! Click Here Now. Get returns up to 8%!
From our sponsors
Kisah Steve Jobs dari Sang Sekutu Lama
Jul 21st 2014, 01:12, by Andina Librianty

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai sosok yang dikenal dengan inovasi dan cara kerjanya, kisah mengenai Steve Jobs selalu menarik perhatian. Kisah terbaru mengenai salah satu pendiri Apple ini datang dari Bill Campbell, Board of Directors Apple yang memutuskan mundur baru-baru ini.

Dilansir Business Insider, Senin (21/7/2014), Campbell menuturkan hubungannya dengan legenda inovator itu kepada Adam Lashinsky. Jobs, kata Campbell, memberikan tawaran kepadanya untuk berada di jajaran dewan direksi Apple. Gayung pun bersambut, Campbell menerima tawaran tersebut.

"Suatu hari Jobs datang dan kami duduk di dekat kolam renang, dan dia mengatakan, 'Saya ingin Anda bergabung dengan direksi Apple', lalu saya menjawab dengan pasti, 'Tentu saja'," kata Campbell kepada Lashinsky.

Campbell adalah salah satu dari sedikit orang dalam Apple yang melihat Jobs berkembang secara profesional, mulai dari NeXT (perusahaan komputer) hingga di Apple. Dia melihat bagaimana Jobs berjuang dari seorang pengusaha kreatif menjadi pebisnis unggul.

"Saya menyaksikan dia tampil sebagai seorang CEO secara langsung. Saya memiliki ikatan dengannya. Saya melihatnya ketika dia dulu adalah manajer umum di divisi Mac, serta ketika dia pergi dan memulai NeXT. Saya melihatnya berubah dari seorang pengusaha kreatif menjadi orang yang harus menjalankan bisnis," tuturnya.

Kendati memiliki hubungan yang dekat, bukan berarti tidak ada masa-masa 'sengit' di antara keduanya. Hal itu datang ketika Campbell mulai memberikan nasehat kepada salah satu pendiri Google, Eric Schmidt, secara informal.

Menurut penuturannya, saat itu Jobs sangat kesal mengetahui hal tersebut. Bahkan saat itu, kata Campbel, jika dia membantu Schmidt maka itu sama saja dengan menyakiti Jobs.

"Lalu saya mengatakan, 'Ayolah, saya tidak bisa HTML. Saya hanya mengajari mereka bagaimana caranya menjalankan perusahaan dengan lebih baik'," ungkap Campbell.

(Dewi Widya Ningrum)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions