Senin, 21 Juli 2014

Home » Tempo.co News Site: Google Diminta Batasi Jumlah Aplikasi Berbayar

,
Tempo.co News Site
daily news from tempo.co 
The Best Way to Manage your Money.

Start using Mint today to set a budget, track your goals and do more with your money.
From our sponsors
Google Diminta Batasi Jumlah Aplikasi Berbayar
Jul 21st 2014, 09:46

Berita Terkait

TEMPO.CO, Brussels - Komisioner Uni Eropa yang membidangi kebijakan konsumen, Neven Mimica, menyatakan tentang usaha lembaganya untuk menghindari anak yang kecanduan terhadap aplikasi digital di gadget. Sebabnya, anak yang terbiasa dengan perangkat bergerak, kerap melakuan transaksi online terhadap aplikasi berformat in-app, tanpa pengawasan orang tua. (Baca juga: iPhone 6 Diproduksi Pekan Depan)

Aplikasi semacam itu tidak dikenakan biaya unduhan. Namun ketika ingin menikmati fitur lain atau menambah skor pada game, pengguna akan diminta untuk membayar sejumlah uang. Transaksi dilakukan lewat kartu kredit. Sehingga, ini bukan murni aplikasi gratis. (Baca: Hadang iPhone6, Samsung Siapkan Galaxy Alpha)

"Anak-anak harus dilindungi ketika mengakses aplikasi secara online," ujar Neven Mimica, yang dilansir situs Information Week, Senin, 21 Juli 2014. (Baca juga: 90 juta iPhone 6 Diperkirakan Meluncur Tahun Ini)

Badan Perlindungan Konsumen Uni Eropa (CPC) memutuskan agar penyedia game atau aplikasi yang dipromosikan sebagai aplikasi gratis, tak diperkenankan untuk mengenakan biaya kepada konsumen. Meskipun biaya unduhannya gratis, Uni Eropa tetap melarang adanya label "free".

Menanggapi hal ini, Google sudah menghilangkan label "free" pada game atau aplikasi dengan format in-app yang ada di toko aplikasi online Google Play. Meskipun demikian, Google enggan menanggapi peraturan yang ditetapkan Uni Eropa tersebut.

CPC juga menemukan adanya informasi yang rancu mengenai game dan aplikasi yang dihadirkan Apple di toko online iTunes. Menurut CPC, Apple seharusnya memberikan keterangan detail mengenai format game dan aplikasi yang ditawarkan.

Apple pun kemudian mengeluarkan panduan bagi pengembang aplikasi, untuk memenuhi syarat apabila ingin menjual aplikasinya di iTunes. Pengembang diwajibkan untuk memberikan informasi yang lengkap mengenai aplikasi yang mereka ciptakan.

Bagi pengembang, peraturan ini dikhawatirkan justru bakal mengurangi pemasukan dari penjualan produk virtual. Namun di satu sisi, peraturan ini dipuji karena akan mendorong pengembang untuk semakin kreatif. "Pengembang lebih baik berfokus kepada aplikasi, dibandingkan melakukan teknik manipulasi dalam meraup keuntungan," tulis Information Week.

Apple juga enggan mengomentari peraturan Uni Eropa. Sejumlah negara Eropa menaruh perhatian pada sistem operasi terbaru Apple iOS 8 yang diklaim memiliki sistem keamanan data berlapis. Mereka berekspektasi mengenai sistem keamanan untuk mencegah penggunaan aplikasi yang tidak seharusnya diakses oleh anak-anak.

INFORMATION WEEK | SATWIKA MOVEMENTI

Terpopuler
KPK Diminta Selidiki Peran Ketua PN Karawang
Kasus Karawang, KPK Didesak Usut Agung Podomoro
Sidang Anas Urbaningrum Hadirkan Tujuh Saksi
Polri Siapkan 22.500 Aparat Amankan Pleno KPU

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions