Kamis, 24 Juli 2014

Home » Tempo.co News Site: Monyet di Fukushima Mulai Terpapar Radiasi Nuklir

,
Tempo.co News Site
daily news from tempo.co 
The Next Generation in Online Meetings

GoTo Webinar is a new, affordable, do-it-yourself Web event service that doesn't require a consultant. Get $10 off after your complimentary trial.
From our sponsors
Monyet di Fukushima Mulai Terpapar Radiasi Nuklir
Jul 25th 2014, 04:04

Monyet di Fukushima Mulai Terpapar Radiasi Nuklir  

Kompleks nuklir Fukushima Dai-ichi di Okumamachi, Jepang, 2011. Pembangkit tenaga nuklir Jepang ini sempat menghebohkan dunia saat terjadinya gempa mengakibatkan tsunami, sehingga merusak pembangkit nuklir ini dan berdampak luas pada lingkungan dan air jepang bahkan dunia. (cryptome.org)

Berita Terkait

TEMPO.CO, Fukushima - Monyet liar yang hidup di hutan Fukushima, Jepang, yang berdekatan dengan kebocoran nuklir mulai mengalami perubahan. Dari hasil penelitian University of South Carolina, Amerika Serikat, jumlah sel darah monyet-monyet ini semakin berkurang. Akibatnya, monyet ini rentan terserang penyakit menular.

Peneliti menemukan adanya tanda-tanda dari paparan radiasi nuklir pada 61 monyet yang hidup di 70 kilometer dari PLTN di Fukushima Daiichi. Dari hasil penelitian, sel darah putih dan merah monyet di Fukushima menurun drastis bila dibanding monyet sehat yang hidup di Shimokita. (Baca: Radiasi Bocor dari Reaktor Nuklir Jepang)

"Jumlah sel darah yang rendah dapat menjadi tanda bahwa sistem kekebalan tubuh menurun. Ini akan membuat monyet rentan terserang penyakit menular," ujarShinichi Hayama, kepala penelitian, seperti dilaporkan Live Science, Kamis, 24 Juli 2014.

Peneliti lain, Tim Mousseau, menuturkan, jika bisa terjadi pada monyet, tanda-tanda bahaya ini tak menutup kemungkinan juga bisa menimpa manusia. Sebab, kata Tim, monyet hidup pada tingkat kontaminasi radiasi yang mirip dengan manusia yang tinggal di Fukushima.

Namun, ujar Tim, tingkat radioaktif pada monyet lebih tinggi daripada yang mereka temukan pada manusia di lokasi yang sama. Hal ini disebabkan oleh monyet memakan langsung buah-buahan, jamur, atau serangga yang sudah terkontaminasi, sedangkan manusia lebih "pilih-pilih".

Dari penelitian ini, Tim berharap akan ada studi lanjutan yang membahas konsekuensi dari bahan radioaktif di Fukushima. Sebab, menurut Tim, penelitian tentang bahaya nuklir masih sangat sedikit. (Baca: Dianggap Menghina, Jepang Adukan Harian Prancis)

"Padahal efek radiasi juga bisa menganggu populasi manusia di daerah sekitar atau mungkin bisa berbahaya pada masa depan," kata Tim.

RINDU P. HESTYA | LIVE SCIENCE


Berita Lain:
Nokia Lumia 530, Ponsel Pintar untuk Pemula
Bos Xiaomi Akui Mi4 Terinspirasi Apple
Apple Luncurkan OS Yosemite Versi Beta

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions