Minggu, 03 Agustus 2014

Home » Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia: Media Sosial Bikin Pengguna Jadi Cemburuan

,
Berita Teknologi Gadget, Games Keren, Aplikasi Terbaru Dunia
Berita Teknologi Liputan6.com menyajikan kabar gadget terbaru, games keren, daftar aplikasi ponsel, aktititas internet hingga operator telekomunikasi 
50% off Print Subscription of USA Today

Get the news delivered to your doorstep. Lock in the savings and receive USA Today for just $0.75 a day.
From our sponsors
Media Sosial Bikin Pengguna Jadi Cemburuan
Aug 4th 2014, 01:00, by Andina Librianty

Liputan6.com, Jakarta - Maraknya penggunaan media sosial sudah menjadi rahasia umum saat ini. Namun menurut sebuah studi oleh badan amal Scope, media sosial seperti Facebook dan Twitter membuat para pengguna merasa jelek, tidak sempurna, dan cemburu.

Dalam sebuah jajak pendapat yang melibatkan 1.500 pengguna media sosial, 62 persen mengatakan bahwa situs-situs tersebut membuat mereka merasa tidak sempurna dengan kehidupan atau pencapaian sendiri. Selain itu, 60 persen responden merasa iri dengan kehidupan orang lain.

Meskipun banyak orang merasa terhibur atau lebih baik saat terhubung dengan orang lain ketika menggunakan media sosial, hampir sepertiga mengatakan sebenarnya merasa kesepian ketika melihat timeline.

"Media sosial adalah cara terbaik untuk berkomunikasi dengan teman, bersenang-senang dan belajar hal-hal baru. Tapi ketika keluar dari keseimbangan dan kita mulai membandingkan diri dengan orang lain, atau merasa terganggu, cemburu, atau bahkan jelek, maka sudah waktunya untuk istirahat," ungkap Head Of Challenge Events Scope, Debbie Bines, seperti dilansir Telegraph, Senin (4/8/014).

"Kita tahu banyak orang berpikir bahwa mereka menghabiskan terlalu banyak waktu untuk online, tapi mereka merasa terlalu kecanduan untuk bisa menguranginya," sambungnya.

Hampir setengah dari responden berusia antara 18 dan 34 tahun mengatakan bahwa timeline media sosial membuat mereka merasa jelek dan tidak menarik.

Dua dari tiga anak muda mengakui bahwa mereka lebih bahagia jika tidak terlalu sering menggunakan media sosial. Lebih dari setengah kelompok usia 18-34 tahun pernah berusaha berhenti menggunakan media sosial, dan 45 persen akan menonaktifkan akunnya. Namun hal itu sulit dilakukan karena mereka terhubung dengan orang lain melalui media sosial.

(Dewi Widya Ningrum)

This entry passed through the Full-Text RSS service — if this is your content and you're reading it on someone else's site, please read the FAQ at fivefilters.org/content-only/faq.php#publishers.

You are receiving this email because you subscribed to this feed at blogtrottr.com.

If you no longer wish to receive these emails, you can unsubscribe from this feed, or manage all your subscriptions